Diberdayakan oleh Blogger.

Ini 5 Tahap Penting dalam Statistika

Source: Here
Setelah 3 tahun lepas dari mata pelajaran yang konon paling dibenci, Matematika, jaman SMA, kini saya agak kewalahan bertemu dengan angka. Semester 5 dan 6 ini harus, kudu, wajib, mau tidak mau, saya mempelajari Statistika I dan II. Bagaimana rasanya?

Canggung. Seperti kekasih yang lama terpisah dan sekarang tak sengaja bertemu lagi. *lebay *heuheu
Saat SMP sekira 8 tahun lalu, saya benci sekali sama Matematika. Tapi entah bermula darimana, semua kebencian itu lebur ketika saya justru masuk SMA -yang sebetulnya tidak terlalu penting untuk jurusan IPS pilihan saya. Sejak itulah Matematika dan saya bersoulmate, *eh berjodoh!

Nah, mencoba mengatasai rasa canggung itu, saya diwanti-wanti sama dosen untuk memperhatikan 5 tahap terpenting dalam Statistika. Satu saja tahap ini terlewat atau terbalik, bisa dipastikan nilai ujian mendapat 0 BESAR! Apa saja tahapnya?

    1. Analisis kasus, masalah, atau soal baik-baik
Analisis ini menentukan uji statistik apa yang akan digunakan. Sekali salah pemahaman dan salah menentukan jenis ujinya, dijamin tahap selanjutnya salah semua.

    2. Tentukan Hipotesis
Seelah memahami kasus dan menetukan jenis ujinya, buatlah hipotesis. Hipotesis ini menjadi pedoman dalam melakukan proses perhitungan data.
Hipotesis terbagi dua: H0 dan H1, dimana keduanya menitikberatkan pada apa yang ingin diketahui peneliti dari penelitian kasus tersebut.

    3. Statistik Uji
Disinilah proses perhitungan data dimulai. Jangan lupa menulis rumus statistik ujinya.

    4. Kriteria Uji
Selalu ada dua kriteria uji untuk dua hipotesis, yakni kriteria uji untuk H0 ditolak atau diterima. Dilihat dari hasil perhitungan dan dibandingkan dengan operasi tabel.

    5. Kesimpulan
Nah, ini paling penting! Semua step udah kelar tapi salah menuliskan kesimpulan, bisa fatal semuanya. Kesimpulan biasa ditulis dengan format "Karena H0 diterima/ditolak, maka ….. "
Cara membaca kesimpulan dari kriteria uji:
    - Jika H0 diterima, maka yang dilihat, dibaca, ditulis, adalah H0
    - Jika H0 ditlak, maka yang dilihat, dibaca, ditulis, adalah H1

Sekian dulu pembahasan tentang Statistika. Anda paham atau pusing? Segera pergi ke dokter karena saya tidak bertanggung jawab jika Anda pinsan. *peace

0 komentar:

Posting Komentar

Matur suwun sampun mampir. Menurut Panjenengan kados pundi?